Kamis, 20 Oktober 2016

EFEKTIVITAS ALAT PENYARING UDARA “TURBO7” DALAM PENURUNAN KADAR DEBU DI LOKASI PENGGILINGAN PADI

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang
Jurusan Kesehatan Lingkungan Purwokerto
Program Studi Diploma III Kesehatan Lingkungan
Karya Tulis Ilmiah, Juni 2016

Abstrak
Alfiana Kusuma Wardhani (alfianakw@gmail.com)
EFEKTIVITAS ALAT PENYARING UDARA “TURBO7” DALAM PENURUNAN KADAR DEBU DI LOKASI PENGGILINGAN PADI MILIK IBU SRI, DESA KARANGMANGU, BATURRADEN TAHUN 2016
XII + 74 halaman : gambar, tabel, lampiran

Faktor lingkungan kerja yang kurang baik menjadi salah satu penyebab timbulnya penyakit akibat kerja.  Penggilingan padi milik Ibu Sri berdiri sejak tahun 2011, setiap harinya dapat menghasilkan beras sebanyak 3 ton. Penelitian pendahuluan dilakukan menggunakan instrument EPAM-5000, hasil kadar debu rata-rata 8 jam sebesar 39,64 mg/m3. Hasil tersebut melebihi standar Kepmenkes No.1405 tentang persyaratan debu di ruang industri yang batas maksimalnya sebesar 10 mg/m3 per 8 jam. Oleh karena itu penelitian efektivitas
alat penyaring udara “Turbo7” di lokasi penggilingan padi milik Ibu Sri Jl.Raya Baturraden Km 12 Desa Karangmangu, Baturraden Tahun 2016 dilakukan.
Metode penelitian yang digunakan adalah observasional analitik. Cara pengukurannya menggunakan instrument untuk mengukur parameter fisik seperti suhu, kelembaban, kecepatan angin, arah angin, luas ventilasi, dan volume ruangan, serta wawancara dengan pemilik usaha tersebut. 
Hasil dari penelitian ini menjelaskan efektivitas alat tersebut dalam menurunkan kadar debu sebesar  78,83%. Kadar debu sebelum rata-ratanya 94,91 mg/m3, setelah menggunakan alat penyaring udara Turbo7 rata-ratanya 20,1 mg/m3. Berdasarkan uji paired T tes disimpulkan bahwa ada penurunan kadar debu sebelum dengan sesudah, tetapi penurunannya tidak signifikan. Prinsip kerja Turbo7 yakni menyedot udara dan menyaringnya dengan filter di dalam alat tersebut. Media filter yang digunakan adalah kain tile, arang, serta dakron. Penurunan yang terjadi masih belum memenuhi standar Kepmenkes No.1405, oleh karena itu alat ini perlu dievaluasi kembali terutama pada kipas inlet yang daya hisapnya kurang baik.
Kesimpulan terjadi penurunan kadar debu sebelum dengan sesudah menggunakan alat Turbo7. Disarankan pada peneliti selanjutnya untuk mengganti kipas inlet dengan mesin vacuum agar daya hisapnya lebih kuat.

Daftar bacaan : 20 (1976-2016)
Kata kunci      : Penyaring Udara, Debu
Klasifikasi       : Pengendalian Pencemaran Udara
Full Text

Tidak ada komentar:

Posting Komentar