Kamis, 11 Februari 2016

STUDI KANDUNGAN DEBU BATUBARA PLTU PADA BEBERAPA TITIK DI DESA KARANGKANDRI KEC.KESUGIHAN KABUPATEN CILACAP

Departemen Kesehatan Republik Indonesia
Politeknik Kesehatan Depkes Semarang
Jurusan Kesehatan Lingkungan
Program Studi DIII Kesehatan Lingkungan Purwokerto
Karya Tulis Ilmiah, Juli 2009


ABSTRAK  
Intan Ulung Winangsit 
STUDI KANDUNGAN  DEBU BATUBARA PLTU PADA BEBERAPA TITIK DI DESA KARANGKANDRI KEC.KESUGIHAN KABUPATEN CILACAP  TAHUN 2009 
XV + 63 halaman : gambar, tabel dan lampiran 

Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di bangun di desa Karangkandri Kecamatan Kesugihan Kabupaten Cilacap. PLTU ini mempunyai dua unit turbin pembangkit listrik berkapasitas 2 x 300 MW membutuhkan pasokan batubara sebanyak 6.000 ton perhari. Debu dari hasil sisa pembakaran batubara ini mencemari lingkungan di sekitar PLTU yang dapat membahayakan kesehatan baik lingkungan ataupun masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar debu terendap pada jarak 200 m, 400 m, 600 m, 800 m dan 1.000 m. Serta untuk mengetahui hubungan jarak dengan kadar debu terendap batubara di udara.  
Jenis penelitian analisis inferensial, penelitian yang digunakan untuk mengetahui seberapa besar tingkat kadar debu terendap yaitu dengan menggunakan metode observasional yang bermaksud untuk mengetahui dan memperoleh data tentang tingkat kadar debu terendap di Desa Karang Kandri Cilacap. Penelitian ini dilakukan di lapangan. 
Penelitian ini menunjukan bahwa kandungan debu terendap pada setiap lokasi titik pengukuran masih di bawah standar PP No 41 tahun 1999 tentang baku mutu udara ambien di udara khususnya PM10 yaitu sebesar 150 g/Nm. Pengukuran pada setiap titik adalah sebagai berikut 7 g/m3 (jarak 200 m), 0 g/m3 (jarak 400 m) g/m3, 19 g/m3 (jarak 600 m), 0 g/m3 (jarak 800 m), 2 g/m3 (jarak 1.000 m). Dengan perbandingan tersebut maka hasil dari penelitian ini masih bagus, tingkat kandungan debu batubara masih di bawah nilai standar baku mutu udara ambien. Setelah dilakukan analisa  dengan dengan korelasi moment product persen, dipeolrh hasil r -0,195 (p = 0,751) yang berarti tidak ada hubungan yang signifikan antara jarak pengukuran dengan banyaknya jumlah debu terendap. 

Daftar bacaan : 14 ( 1982  2009)  
Kata kunci      : Kadar debu 
Klasifikasi      : -  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar